Kau Ini Sedang Apa, Na?
Jauh sebelum
langkah kaki sampai pada garis kuning
Lantas mengikuti
sepoi angin yang kebiruan
Hatiku sebongkah
hijau yang murni
Memenuhi relung
sejuk yang luas
Hamparan khusyuk
untuk sebuah perlamunan panjang
Tiada satu
selendang pun yang sanggup membalut letih
Setelah menari-nari
dalam agenda penuh jenuh yang tak didamba
Seperti mayat hidup
yang tak mampu menganalisa
Benda otentik yang
bergerak atau raga utuh diam bernyawa
Kau ini sedang apa,
Na?
Bersembunyi di
ruang yang kau kehendaki
Tersinggung pada
tanggung jawab
Mengecam tekanan
atas nama kebebasan
Kenyataan menjelma
gunung-gunung di pundak mungil yang ringkih
Sehingga merebah
lah
Mencari nyaman pada
pulau kapuk
Meraba-raba
Kapan sekiranya
kawan-kawan gepengmu
Ditiup sukma
Walau hanya lewat
scenario film yang ditayangkan
Lewat jam tidur
acak-acakan
Mimpi di pagi hari
Ketika kau tak
sanggup lagi mengopi
.jpg)


Komentar
Posting Komentar